Review Film Starstruck (2010) Idol yang Jatuh Cinta pada Hater

 

Review Film Starstruck (2010) Idol yang Jatuh Cinta pada Hater

Oleh Nabil BakriSkywalker Hunter

Periksa index

Review berikut menggunakan gambar/foto milik pemegang hak cipta yang dilindungi doktrin fair use. The following review utilizes copyrighted pictures under the doctrine of fair use.

images©2010/Disney/Starstruck/All Rights Reserved.

⸎Sangat mungkin mengandung Spoiler, Anda diharap bijak menyikapinya.

Genre             : Komedi Romantis [FTV]

Rilis                 : 14 Februari 2010

Durasi             : 81 menit

Sutradara       : Michael Grossman

Pemeran         : Sterling Knight, Danielle Campbell, Brandon Mychal Smith, Chelsea Staub, Maggie Castle

Episode           : -

Sinopsis

Sara Olson dari Kalamazoo, Michigan, adalah penggemar berat penyanyi terkenal yang bernama Christopher Wilde. Sara bukan hanya menyukai lagu-lagu Christopher, tetapi juga terobsesi dengan penyanyi tersebut. Obsesi Sara membuat adiknya, Jessica Olson, merasa terganggu. Jessica menganggap Sara terlalu berlebihan dan bakat menyanyi Christopher Wilde tidaklah terlalu menggemparkan. Menurut Jessica, Sara tidak seharusnya bersikap berlebihan. Namun, Sara senantiasa membela bintang idolanya. Ia adalah pemimpin klub penggemar Christopher Wilde dan senantiasa meng-update informasi tentang Christopher Wilde. Kedua orangtua Jessica, Dean dan Barbara Olson, memutuskan untuk menghabiskan liburan di Hollywood tempat tinggal nenek Jessica. Gadis itu enggan pergi karena Sara berencana memanfaatkan liburan ke Hollywood untuk menghadiri tempat-tempat Christopher Wilde pentas. Di California, Christopher sedang menghadiri sebuah klub secara “diam-diam” agar tidak diikuti oleh paparazzi. Namun kekasih Christopher, Alexis Bender, dengan sengaja memberi tahu paparazzi agar mereka berdua menjadi semakin terkenal. Christopher merasa terganggu dan menolak wawancara dengan paparazzi. Penolakan Christopher membuat dirinya dianggap sebagai bintang yang dimanja dan tidak bisa berkelakuan baik.

Berita buruk tentang Christopher yang direkayasa itu membuat sutradara film, Alan Smith, mempertanyakan kesiapan Christopher menjadi bintang film. Menurutnya, Christopher harus menjaga nama baiknya dan menjauihi media. Sampai proses pembuatan film dimulai, Alan meminta Christopher untuk tetap tinggal di rumah agar tidak ada paparazzi yang meliput berita tentang dirinya. Masalahnya, Christopher sudah berjanji pada Alexis untuk bernyanyi di hari ulang tahunnya. Christopher pun bekerja sama dengan sahabatnya, Albert Joshua Stubbins alias Stubby untuk menyelinap keluar rumah dan memasuki klub tempat ulang tahun Alexis dirayakan. Perayaan ulang tahun Alexis merupakan berita besar bagi penggemar Christopher. Sara bersikeras untuk menghadiri perayaan tersebut agar bisa melihat penampilan Christopher Wilde. Sara “memaksa” Jessica untuk pergi menemaninya mengendarai mobil tua milik nenek mereka. Setibanya di lokasi pesta, Sara pergi seorang diri meninggalkan Jessica di dalam mobil. Di saat bersamaan, Stubby mengelabuhi para paparazzi agar Christopher bisa masuk ke klub tanpa ada yang tahu. Setelah selesai bernyanyi, Christopher bergegas pergi meninggalkan klub lewat pintu belakang.

Jessica merasa bosan menunggu di dalam mobil dan keluar untuk mencari Sara. Karena pintu utama klub itu sangat ramai, Jessica memutuskan untuk masuk lewat pintu belakang. Ketika Jessica hendak membuka pintu, Christopher Wilde lebih dulu mendorong pintu itu hingga menghantam Jessica. Karena Jessica merasa pusing dan mual, Christopher mengantarnya ke rumah sakit tempat kakak iparnya praktik. Menurut dokter, Jessica baik-baik saja dan hanya perlu beristirahat dengan menempelkan es di kepalanya yang terbentur. Berbeda dengan gadis-gadis pada umumnya, Jessica sama sekali tidak menyukai Christopher dan menuntut penyanyi itu untuk segera mengantarnya pulang ke rumah neneknya. Namun, kedua orangtua Christopher menelepon pemuda itu dan memberi tahu bahwa sutradara Alan Smith menghadiri pesta di rumah Christopher beserta kedua puterinya yang merupakan penggemar berat Christopher. Karena sudah berjanji untuk “tetap di rumah”, Christopher terpaksa pulang ke rumah terlebih dulu dan “menyembunyikan” Jessica di kamar tamu rumahnya. Barulah setelah selesai menyanyikan lagu terbarunya untuk kedua puteri Alan Smith, Christopher mengantar Jessica pulang.

Di perjalanan, mobil Christopher dibuntuti oleh paparazzi. Christopher tidak ingin aktivitasnya diketahui oleh paparazzi hingga menimbulkan spekulasi liar dari media tentang kedekatan Christopher dengan seorang gadis “biasa”. Maka, Christopher meminta Jessica untuk mengizinkannya bersembunyi di rumah nenek Jessica. Gadis itu mengizinkannya bersembunyi di dalam garasi. Sejak saat itu, hidup keduanya akan senantiasa berkaitan. Kejadian demi kejadian semakin mendekatkan mereka berdua. Apakah keduanya akan berakhir menjadi pasangan? Apa yang bisa membuat Jessica yang begitu kesal terhadap Christopher akhirnya jatuh hati kepada sang bintang? Bagaimana tanggapan paparazzi dan apakah mereka akan menyebarkan gosip tentang Jessica dan Christopher?

01 Story Logic

Narasi dalam Starstruck masih kurang logis. Beberapa kalangan mungkin menyatakan Starstruck sebagai sebuah film Musikal. Namun jika film ini dinyatakan sebagai Musikal, narasinya menjadi kurang logis karena musik-musik yang disajikan hanyalah pengiring dari cerita yang disajikan, belum menjadi bagian penting dari cerita dan dialognya. Sistem Skywalker mengkategorikan Starstruck sebagai sebuah Komedi Romantis. Apabila dibandingkan dengan film-film Komedi Romantis untuk penonton dewasa, Starstruk akan terlihat sama sekali tidak logis. Namun, kita harus menilai film ini berdasarkan bentuk yang sebenarnya: sebuah FTV yang ditujukan untuk penonton usia belasan tahun—di bawah 17 tahun. Sebuah FTV pada umumnya memang sering terlihat lebih tidak masuk akal dibandingkan dengan film-film bioskop. Maka, poin-poin tidak logis dalam film ini secara umum masih dapat dimaklumi. Starstruck sudah mengikuti koridor Komedi Romantis secara umum dengan baik. Permasalahan logika muncul di berbagai detail film ini: mulai dari properti yang digunakan hingga aksi dan reaksi karakter-karakternya. Salah satu permasalahan logika yang berkaitan dengan properti adalah dalam adegan (spoiler) mobil bernama Petunia yang tenggelam ditelan pasir hisap. Contoh tidak logis lainnya adalah kendaraan-kendaraan yang diplih oleh Christopher Wilde ketika dirinya sedang diintai oleh paparazzi. Bagaimana Jessica merespons pertemuannya dengan Christopher masih kurang logis—begitu pula bagaimana Jessica akhirnya jatuh cinta kepada Christopher: keduanya sama sekali tidak kenal, saling membenci (setidaknya Jessica), dan jatuh cinta dalam waktu yang terlalu singkat tanpa ada alasan atau motivasi yang sangat kuat. Rose jatuh cinta pada Jack dalam waktu singkat, tetapi film Titanic sudah menjelaskan apa saja yang mungkin membuat Rose begitu tertekan hingga memilih untuk hidup bersama Jack. Penjelasan semacam itu belum diberikan oleh Starstruck sehingga proses keduanya jatuh cinta terlihat kurang logis.

02 Story Consistency

Alur cerita dalam Starstruck masih kurang konsisten. Kurang jelas apakah fokus utama film ini adalah Christopher Wilde atau Jessica Olsen. Dalam film Lemonade Mouth, terdapat 5 karakter kunci. Namun hal tersebut bukan berarti Lemonade Mouth memiliki fokus yang tidak jelas. Meskipun ada 5 tokoh kunci, fokus utama Lemonade Mouth adalah band Lemonade Mouth itu sendiri, bukan pada masing-masing karakternya. Dalam Starstruck, masih kurang jelas apakah akan mengeksplorasi kehidupan pribadi Jessica dan memperlihatkan proses perubahan sifatnya, atau Christopher Wilde. Dalam film Prince and Me, karakter pangeran-lah yang sifatnya benar-benar berubah. Dalam film The Princess Diaries, karakter Michael tidak mengalami perubahan karena fokus utamanya adalah Mia Thermopolis. Eksplorasi lebih dari satu tokoh kunci sebenarnya dapat dilakukan seperti dalam film The Bucket List. Namun, hal ini harus dilakukan dengan pembagian porsi fokus yang pas. Starstruck pada mulanya memperlihatkan bagaimana Christopher Wilde menjalani hidupnya yang “palsu” dan seolah-olah akan fokus mengeksplorasi permasalahan tersebut sehingga pertemuannya dengan Jessica benar-benar meaningful. Jessica yang pada mulanya sangat membenci Christopher pun dengan cepatnya berubah pikiran tanpa dieksplorasi kembali apa saja yang membuatnya terpikat pada Christopher—selain dari penampilan fisik bintang pop itu. Permasalahan fokus ini sebenarnya terlebih dulu memengaruhi Logika ceritanya yang menjadi kurang logis. Dengan kurang tegasnya fokus utama dan konsep yang benar-benar dieksplorasi, Starstruck seolah-olah hanya menjadi sebuah video klip berdurasi 90 menit.

Meski demikian, inti cerita film ini sudah disampaikan dengan baik dan jelas. Film ini mengulang kembali formula yang sudah sering digunakan yakni gabungan antara Cinderella dan kisah-kisah di mana karakter perempuan tidak peduli dengan si laki-laki tetapi kemudian terpikat juga (bahkan cerita kontemporer populer High School Musical juga menggunakan formula yang serupa meski tidak sama). Starstruck menceritakan tentang seorang gadis yang tidak peduli dengan bintang pop yang akhirnya berhasil membuat gadis tersebut jatuh cinta kepadanya. Keseluruhan film ini pada dasarnya memperlihatkan bagaimana Jessica dan Christopher bertemu hingga akhirnya menjadi pasangan. Namun sekali lagi, terdapat banyak percabangan cerita eksplorasi kehidupan masing-masing karakter kunci yang membuat fokus utama film ini menjadi rancu: apakah Starstruck film tentang Jessica, apakah film ini tentang Christopher, atau apakah film ini tentang mereka berdua?—atau mungkin, apakah film ini tentang perjuangan mereka dalam menjalin cinta seperti dalam kisah Romeo and Juliet?

03 Casting Choice and Acting

Pemilihan aktor dalam film ini sudah baik. Meski demikian, akting para aktor terutama karakter pendukung seringkali terlihat kurang baik (sering terlihat masih kaku). Keluhan kekurangan ini umumnya bisa dikaitkan dengan permasalahan Logika Ceritanya. Meski demikian, salah satu karakteristik FTV yang harus dimaklumi oleh penonton adalah kenyataan bahwa akting para pemainnya masih banyak yang kurang baik. Untuk ukuran sebuah FTV anak-anak hingga remaja, pemilihan aktor dan akting dalam Starstruck sudah baik.

04 Music Match

Apabila Starstuck merupakan sebuah Musikal, pemilihan lagu dalam film ini masih kurang baik. Namun, sistem penilaian Skywalker memposisikan film ini sebagai sebuah Komedi Romantis, bukan sebuah Musikal. Maka, lagu-lagu yang disajikan boleh sebatas mengiringi jalannya cerita. Lagu-lagu dalam Starstruck sudah baik karena telah diperdengarkan di momen-momen yang sesuai. Terlebih lagi, album Starstruck mendapatkan tanggapan yang positif dari para penonton. Kalangan kritikus musik memberikan respons yang lebih negatif (AllMusic memberikan skor 2.5/5), tetapi penonton umum menyukai lagu-lagu film ini. Keberhasilan soundtrack Starstruck dibuktikan dengan tingginya posisi album film ini dalam berbagai daftar musik, khususnya dalam daftar musik untuk kalangan anak-anak.

Starstruck Soundtrack

Chart (2010)

Peak
position

Mexican Top Albums Chart[6]

25

Spain Top Albums Chart[7]

79

Greek Top Albums Chart[8]

23

Polish Top Albums Chart[9]

49

U.S. Billboard 200[10]

23

U.S. Kid Albums[11]

1

U.S. Top Soundtracks[12]

3

U.S. Top Digital Albums[4]

6

UK Soundtrack Albums Chart

1

05 Cinematography Match

Secara umum, sinematografi dalam film ini sudah baik. Kekurangan poin sinematografi pada film ini, utamanya, berkaitan dengan poin Efek Visual. Hal ini karena sinematografi dalam Starstruck tidak berhasil menyembunyikan kekurangan Efek Visual di dalamnya—kekurangan ini paling terlihat dalam adegan (Spoiler) mobil yang terperosok ke pasir hisap.

06 Costume Design

Pemilihan kostum dalam film ini, secara umum, sudah baik.

07 Background/Set Match

Tidak ada keluhan dalam pemilihan latar belakang dan properti yang digunakan. Adapun kekurangan properti dalam film ini, yang juga akan berkaitan erat dengan poin Efek Visual, lebih dikarenakan posisi Starstruck sebagai sebuah FTV berdana rendah. Properti kendaraan yang digunakan oleh Chritopher Wilde, dalam beberapa adegan, mengakibatkan permasalahan Logika Cerita tetapi bukan bermasalah pada properti itu sendiri. Sebagai contoh, Christopher Wilde sudah kesal dengan paparazzi. Namun ketika pergi mengantarkan Jessica, ia justru menggunakan mobil klasik yang antik dengan suara mesin yang keras. Tentu saja keputusan tersebut merupakan tindakan yang tidak rasional. Jika ingin menghindari wartawan, Christopher seharusnya sengaja memilih mobil yang “umum” atau setidaknya mobil dengan suara mesin yang halus agar tidak mengundang perhatian wartawan.

08 Special and/or Practical Effects

Rasanya penonton tidak bisa terlalu menyudutkan kualitas efek visual film ini karena, mau bagaimanapun juga, Starstruck adalah sebuah FTV. Dana pembuatan serta keseriusan pembuatan FTV, pada umumnya tidak sebesar film-film bioskop. Jika kita menggunakan standar FTV “murah” untuk anak-anak akhir Sekolah Dasar dan awal Sekolah Menengah, efek visual dalam Strarstruck sudah baik. Namun, terdapat sebuah adegan kunci yang menampilkan efek visual kurang baik yakni (spoiler) adegan mobil yang tenggelam ditelan “pasir hisap”. Dalam adegan tersebut, jelas sekali mobil Jessica berada di atas sebuah alat di tengah kubangan air. Alat tersebut kemudian diturunkan agar mobil seolah-olah tenggelam di pasir hisap. Masalahnya, “pasir hisap” itu jelas sekali merupakan kubangan air, bahkan tidak terlihat seperti lumpur tetapi benar-benar air (literally water). Adegan tersebut memperlihatkan kelemahan terbesar efek visual film ini dan merupakan salah satu contoh kekurangan Efek Visual yang memengaruhi Logika Ceritanya karena Starstruck bukanlah sebuah film Komedi all-out melainkan sebuah Komedi Romatis: bagaimana bisa mobil Jessica “mengapung” sangat lama di atas parit? Mobil itu seharusnya langsung terperosok dan tenggelam.

09 Audience Approval

Starstruck mendapatkan tanggapan yang beragam cenderung positif dari kalangan penonton. Sebagian besar respons positif diberikan oleh penonton usia kanak-kanak hingga remaja sedangkan kalangan penonton dewasa memberikan ulasan yang lebih negatif. Ada banyak pula kalangan yang menganggap film ini “biasa-biasa saja” karena tidak jelek untuk ukuran FTV, tetapi tidak terlalu bagus juga.

Platform

Score

IMDb

6.2/10

Google User

86%

10 Intentional Match

Starstruck tidak pernah dimaksudkan untuk menjadi sebuah masterpiece atau sebuah produk untuk mereplikasi kesuksesan High School Musical. Jelas sekali Disney ingin mengulang kesuksesan High School Musical lewat film Teen Beach dan Descendants, tetapi tidak dengan Starstruck. Film ini bahkan bukan dimaksudkan sebagai sebuah Musikal. Pada akhirnya, Starstruck berhasil menjadi sebuah Komedi Romantis yang berhasil menghibur demografi sasaran penontonnya. Penjualan DVD serta album soundtrack film ini pun sukses, mengindikasikan bahwa Starstruck memenuhi ekspektasi penciptanya dari sisi finansial.

ADDITIONAL CONSIDERATIONS

[Lima poin tambahan ini bisa menambah dan/atau mengurangi sepuluh poin sebelumnya. Jika poin kosong, maka tidak menambah maupun mengurangi 10 poin sebelumnya. Bagian ini adalah pertimbangan tambahan Skywalker, maka ditambah atau dikuranginya poin pada bagian ini adalah hak prerogatif Skywalker, meskipun dengan pertimbangan yang sangat matang]

01 Skywalker’s Schemata

Review ini saya tulis pada tahun 2022, masih di tengah masa-masa berat dalam hidup saya karena sepanjang hari gelisah memikirkan pekerjaan yang saya khawatir tidak bisa handle—beberapa orang menyatakan ini adalah imposter syndrome, but I digress. Anyway, kesan yang paling kuat ketika saya menonton ulang film ini bukan pada kualitasnya, tetapi alangkah cepatnya waktu berlalu. Sulit sekali saya percaya bahwa film ini dirilis pada tahun 2010, 12 tahun sebelum artikel ini ditulis. Tahun 2010 rasanya belum lama berlalu, tapi kalau dipikir-pikir sudah lama juga. Once again, I digress. Starstruck bukanlah sebuah FTV Disney yang kualitasnya bisa disejajarkan dengan film-film yang lebih populer seperti High School Musical, Jump In, Lemonade Mouth, atau Teen Beach (meskipun menurut saya film ini masih lebih baik daripada Camp Rock). Pertama, Starstruck sebetulnya bukan sebuah Musikal. Ke dua, film ini terlihat memiliki dana yang lebih rendah dari film-film yang sudah saya sebutkan sebelumnya. Umumnya, film-film Disney Channel yang populer adalah film-film Musikal sehingga wajar jika Starstruck tidak terlalu populer setelah berusia beberapa tahun.

Starstruck bukanlah sebuah masterpiece. Berbagai kekurangannya dapat dimaklumi karena posisinya sebagai sebuah FTV. Namun film ini sudah menyajikan sebuah cerita romantis yang sangat ringan dilengkapi dengan lagu-lagu yang menurut saya enak didengar. Lagu favorit saya adalah Hero—yang saya dengarkan berkali-kali sembari mencari informasi di belakang layar pembuatan film ini. Saya cukup khawatir jika ada banyak kalangan yang menganggap Starstruck adalah film Musikal dan berharap menyaksikan ciri khas film-film Musikal Disney ditampilkan oleh Starstruck. Jika penonton menginginkan sebuah Musikal yang sekaliber dengan High School Musical, maka Starstruck bukanlah pilihan tontonan yang tepat. Namun jika penonton sebatas ingin menyaksikan sebuah kisah romantis remaja yang sangat ringan dan tidak memedulikan logika, Starstruck rasanya mampu memberikannya. It is an okay FTV, be sure to turn off your critical brain and just relax.

02 Awards

FTV ini tidak menerima penghargaan yang penting untuk disebutkan. Namun, ketiadaan penghargaan bukanlah masalah besar karena posisinya sebagai sebuah FTV. Film-film yang dirilis untuk TV memang umumnya tidak diberitakan secara besar-besaran dan tidak masalah apakah dinominasikan dalam penghargaan atau tidak, berbeda dengan film-film bioskop.

03 Financial

Sama halnya dengan FTV pada umumnya, data konkret yang dapat dipertanggungjawabkan tentang keuangan film ini tidaklah tersedia secara umum. Berapa besarnya biaya pembuatan film ini tidak dapat diketahui secara pasti dan berapa pendapatannya pun tidak bisa diukur dari jumlah penjualan tiket bioskop. Namun melihat angka penonton film ini dan angka penjualan DVD-nya, Starstruck dapat dinyatakan cukup sukses. Dalam penayangan perdananya, Starstruck ditonton oleh 6 juta perangkat. Film ini berhasil menjual DVD sebesar $3.9 juta di Amerika Serikat saja (tidak termasuk negara lain dan format lainnya—di Indonesia, Starstruck juga ditawarkan dalam format VCD).

Starstruck (2010) Theatrical Performance

Domestic Box Office

n/a

Home Market Performance

Est. Domestic DVD Sales

$3,920,778

Details

Total Est. Domestic Video Sales

$3,920,778

Further financial details...

04 Critics

Starstruck mendapatkan respons yang beragam dari kalangan kritikus profesional. Film ini, pada akhirnya, dinilai “biasa saja”—tidak banyak kritikus yang benar-benar menghujatnya, tetapi tidak banyak juga yang memberikan pujian. Berbagai keluhan yang ditujukan pada film ini sebagian besar tidak relevan karena berkaitan dengan posisi Starstruck sebagai sebuah FTV: “what do you expect, eh?”

05 Longevity

Starstruck tidak berhasil melawan gempuran perubahan zaman. Popularitas film ini kian memudar setiap tahunnya. Bahkan ketika artikel ini ditulis, Starstruck belum ditambahkan ke dalam katalog layanan streaming film Disney+. Tidak banyak kalangan penonton generasi baru yang menunjukkan minat luar biasa terhadap film ini. Sebagian besar ulasan terbaru (sampai 2022) yang diterbitkan di berbagai platform adalah oleh penonton-penonton dewasa yang dulu pernah menontonnya sewaktu kecil sehingga merasakan nostalgia yang luar biasa. Penilaian Skywalker memutuskan untuk mengurangi poin Longevity film ini karena pada kenyataannya popularitas film ini tidak bisa konsisten seperti popularitasnya ketika pertama kali dirilis. Jika film ini begitu populer di tahun 2010 dan benar-benar baik kualitasnya, seharusnya film ini tetaplah populer setelah berusia lebih dari 10 tahun. Pada kenyataannya, popularitas film ini sudah meredup hanya dalam waktu beberapa tahun setelah pertama kali dirilis.

Final Score

Skor Asli                     : 8

Skor Tambahan           : -1

Skor Akhir                  : 7/10


***

Spesifikasi Optical Disc

[Cakram Film DVD/VCD/Blu-ray Disc]

Judul               : Starstuck

Rilis                 : 16 April 2010

Format             : VCD [|||]

Kode Warna    : PAL

Upscaling        : Support Player-HDMI Upscaling [YES||NO] [1080/60/50/24p]

Fitur                : -

Support           : Windows 98-10 [VLC Media Player], DVD Player, HD DVD Player [termasuk X-Box 360], Blu-ray Player [termasuk PS 3 dan 4], 4K UHD Blu-ray Player [termasuk PS 5].

Keterangan Support:

[Support VCD, DVD, Kecuali Blu-ray dan 4K]

[Support VCD, DVD, Termasuk Blu-ray, Kecuali 4K]

[Support Semua Termasuk 4K]

STREAMING

[Free, NOT SECURE] Untuk alasan tertentu, film ini belum tersedia di Disney+ saat artikel ini ditulis

***

Edisi Review Singkat

Edisi ini berisi penilaian film menggunakan pakem/standar penilaian Skywalker Hunter Scoring System yang diformulasikan sedemikian rupa untuk menilai sebuah karya film ataupun serial televisi. Karena menggunakan standar yang baku, edisi review Skywalker akan jauh lebih pendek dari review Nabil Bakri yang lainnya dan akan lebih objektif.

Edisi Review Singkat+PLUS

Edisi ini berisi penilaian film menggunakan pakem/standar penilaian Skywalker Hunter Scoring System yang diformulasikan sedemikian rupa untuk menilai sebuah karya film ataupun serial televisi. Apabila terdapat tanda Review Singkat+PLUS di bawah judul, maka berdasarkan keputusan per Juli 2021 menandakan artikel tersebut berjumlah lebih dari 3.500 kata.

Skywalker Hunter adalah alias dari Nabil Bakri

Keterangan Box Office dan penjualan DVD disediakan oleh The Numbers

©2010/Disney/Starstruck/All Rights Reserved.

©Nabil Bakri Platinum.

Teks ini dipublikasikan dalam Nabil Bakri Platinum [https://nabilbakri.blogspot.com/] yang diverifikasi Google dan dilindungi oleh DMCA.

Nabil Bakri Platinum tidak bertanggung jawab atas konten dari link eksternal yang ada di dalam teks ini—termasuk ketersediaan konten video atau film yang dapat berubah sewaktu-waktu di luar kendali Nabil Bakri Platinum.