Review Animasi Ice Age (2002) Penculikan Bayi di Zaman Es [Three Men and a Baby, But in the Ice Age]

 


©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

Review dan Sinopsis Ice Age (2002) Penculikan Bayi di Zaman Es [Three Men and a Baby, But in the Ice Age]

Oleh Skywalker HunterNabil Bakri

“My family abandoned me. They kinda migrated without me. You should've seen what they did last year. I mean, they got up early, and quietly tied up my hands and feet, and gagged me with a field mouse, and barricaded the cave door, and covered their tracks, and traveled through water so I'd lose their scent, and... and... who needs 'em anyway?”—Sid

Review berikut menggunakan gambar/foto milik pemegang hak cipta yang dilindungi doktrin fair use. The following review utilizes copyrighted pictures under the doctrine of fair use.

Genre             : Komedi—Petualangan [Animasi Full CGI]

Rilis                 :

Domestic Releases:

March 15th, 2002 (Wide) by 20th Century Fox

International Releases:

March 21st, 2002 (Wide) (Australia)

Video Release:

November 26th, 2002 by Fox Home Entertainment

MPAA Rating:

PG for mild peril

Durasi             : 81 menit

Sutradara       : Chris Wedge

Pemeran         : Ray Romano, John Leguizamo, Denis Leary

Episode           : -


©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

Sinopsis

Zaman es telah datang. Para binatang purba harus segera mencari tempat tinggal baru yang lebih hangat. Mereka semua berbondong-bondong pergi membentuk barisan migrasi menuju tempat tinggal yang baru. Sid adalah seekor kukang ceroboh yang diam-diam ditinggal migrasi oleh keluarganya. Ketika ia bangun, seluruh anggota keluarganya sudah lebih dulu pergi dan sengaja tidak membangunkannya. Sid pun harus melakukan perjalanan seorang diri. Di dalam barisan migrasi, seekor mammoth bernama Manny justru berjalan ke arah yang berlawanan dengan barisan migrasi—ia adalah seekor mammoth penyendiri. Manny dipertemukan dengan Sid ketika kukang tersebut mengganggu makan siang dua ekor badak purba yang kemudian mengejarnya. Kedua badak tersebut ingin membunuh Sid karena telah memakan bunga dandelon terakhir sebelum zaman es meliputi seluruh wilyah dan mustahil bagi dandelion untuk tumbuh. Meskipun Manny tidak peduli dengan Sid, tetapi ia tidak suka ada makhluk yang membunuh hanya untuk bersenang-senang atau melampiaskan emosi. Maka, ia membantu Sid lolos dari serangan kedua badak tersebut. Sid merasa berterima kasih kepada Manny dan mengikuti kemanapun Manny pergi—meskipun Manny berkali-kali meminta Sid untuk pergi menjauhinya.


©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

Di waktu yang bersamaan, Diego si macan gigi pedang [saber-toothed tiger] mendapatkan tugas dari pemimpin kelompoknya, Soto, untuk menculik seorang bayi manusia. Soto menyimpan dendam kepada manusia yang telah memburu para macan gigi pedang dan menggunakan kulit mereka sebagai pakaian. Karenanya, Soto meminta Diego untuk membawa bayi manusia hidup-hidup agar Soto bisa melampiaskan dendamnya. Kelompok macan gigi pedang tersebut berhasil menyerang sebuah desa manusia dan membuat seorang ibu dan bayinya terpojok. Sebelum Diego berhasil menyambar bayi itu, sang ibu terjun ke sungai dan menghilang. Ketika berjalan melewati sungai, Manny dan Sid melihat seorang ibu yang berpegangan pada sebatang pohon. Ibu itu memberikan bayinya kepada mereka berdua sebelum akhirnya hanyut terbawa arus. Mengetahui bahwa rencananya berantakan, Soto memerintahkan Diego untuk mencari bayi itu dan membawanya ke lokasi pertemuan yang sudah ditentukan. Diego pun melacak kebaradaan bayi tersebut dan bertemu dengan Manny serta Sid. Mammoth dan kukang itu hendak membawa si bayi kembali ke desa manusia. Namun, desa tersebut sudah porak poranda dan ditinggalkan—Manny dan Sid tidak tahu bahwa desa tersebut baru saja diserang oleh Diego dan kelompoknya. Akhirnya, Diego menawarkan diri untuk menjadi pemandu agar mereka depat menemukan keluarga bayi itu. Dengan terpaksa, Manny menerima tawaran Diego.


©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

Ketiga hewan purba itu pun melakukan petualangan besar dalam misi mengembalikan si bayi kepada keluarganya. Selama perjalanan, mereka mengalami berbagai hal yang menegangkan, menyedihkan, dan menyenangkan. Selain harus melalui berbagai rintangan untuk mencari keluarga si bayi, mereka bertiga harus bekerja sama merawat bayi itu; mulai dari memberinya makan sampai mengajarinya berjalan. Perjalanan yang panjang itu mulai mengubah sifat Manny, Sid, dan Diego. Namun di tengah perjalanan, Soto mengirimkan dua anak buahnya untuk memeriksa perkembangan misi Diego. Macan gigi pedang itu kembali diingatkan tentang misinya membawakan bayi manusia kepada Soto yang semakin kehilangan kesabaran. Diego berpesan agar Soto mau bersabar karena Diego tidak hanya akan membawakan bayi manusia, tetapi juga seekor mammoth untuk menjadi santapan kelompok macan gigi pedang. Meskipun Manny dan Sid senantiasa waspada kepada Diego, mereka sebenarnya memberikan kepercayaan kepada Diego sebagai pemandu jalan. Apakah Diego akan mengkhianati kepercayaan mereka?


©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

01 Story Logic

Ice Age memiliki sebuah privilege animasi yang tidak dimiliki oleh film-film live action, yakni film ini diperbolehkan untuk menampilkan berbgai hal konyol, tidak logis, atau mustahil di dunia nyata. Bahkan, justru di sinilah letak keutamaan sebuah animasi: melebih-lebihkan ekspresi karakter yang mustahil di dunia nyata, atau tidak logis dalam live action—misalnya karakter yang menelan bom TNT lalu menenggak air dari dispenser dan ketika meledak justru masuk ke dalam galon, atau ketika meledak nyawanya melayang dengan sayap malaikat dan lingkaran cahaya di kepala (sambil membawa harpa kecil). Privilege ini semakin ditegaskan oleh genrenya yakni Komedi yang memang memiliki aturan logika yang lebih fleksibel ketimbang film-film non-Komedi: harimau yang ada di kamar mandi hotel dalam film The Hangover itu tidak logis, tetapi menjadi logis dalam film Komedi. Ice Age telah tampil sesuai dengan genre Komedi. Selain masuk dalam kategori Komedi, Ice Age juga masuk dalam kategori Petualangan. Narasi film ini sudah logis sesuai dengan genre petualangan yakni karakter-karakternya harus menempuh sebuah perjalanan yang pada akhirnya mengubah sebagian atau seluruh kepribadian mereka. Tentu saja karena film ini adalah sebuah Komedi—Petualangan, kisah Petualangan di dalamnya tidak seserius Petualangan dalam seri Indiana Jones. Implementasi unsur-unsur komedi dalam film ini sudah efektif karena dipadukan ke dalam unsur-unsur Petualangan sehingga kedua genre yang sebenarnya berbeda ini dapat menyatu dengan baik. Sebagai contoh, terdapat adegan-adegan humor ketika Manny, Sid, dan Diego melewati sebuah gua: Sid menemukan bukti evolusi kukang secara tidak sengaja, terjadi perlombaan mendapatkan bayi dengan seluncur es, dan Sid yang menirukan dialog film Titanic, “Captain, iceberg ahead!—Kapten, awas ada gunung es!”.


©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

02 Story Consistency

Secara umum, alur cerita film ini sudah konsisten karena telah membentuk sebuah cerita yang utuh. Namun, ada detil cerita yang sebenarnya masih perlu dieksplorasi. Review Skywalker pada dasarnya dicetuskan dengan ide untuk menilai film berdasarkan pola yang berulang. Maka, setiap memberikan review, penulis akan memeriksa database film untuk mencari kecocokan atau kemiripan dengan film-film atau karya seni yang sudah lebih dulu dipublikasikan. Dalam hal ini, revie Skywalker mendapati bahwa Ice Age memiliki konsep cerita yang serupa dengan film Komedi Three Men and a Baby yang dirilis pada tahun 1987. Apabila kita melihat kepada Three Men and a Baby, terdapat tiga orang sahabat yang terpaksa menjaga seorang bayi, sama dengan Ice Age, tetapi dalam Ice Age ketiga lelaki ini belum menjadi sahabat. Dalam Three Men and a Baby, ketiga lelaki sudah menjadi sahabat sehingga tidak perlu lagi dieksplorasi bagaimana ketiganya menjadi sahabat. Ice Ige memiliki kekurangan konsistensi bukan dalam hal rajutan cerita [untaian aksi dan reaksi dari awal sampai akhir], tetapi dalam hal konsep cerita: apakah film ini ingin membahas tentang 1) tiga sahabat yang harus mengurus bayi, atau 2) terbentuknya sebuah persahabatan di antara tiga karakter yang tidak saling kenal karena mengurus bayi.


©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

Apabila yang pertama, film ini dimulai dengan kenyataan bahwa ketiga karakter intinya sama sekali tidak saling kenal. Apabila yang ke dua, kisah hidup masing-masing karakter masih kurang dieksplorasi sehingga belum tampak rajutan cerita yang menjelaskan tindakan-tindakan mereka secara logis: mengapa Sid ditinggalkan oleh keluarganya, bagaimana masa lalu Manny sehingga ia bersedia membiarkan Sid mengikutinya dan ia akhirnya peduli pada bayi yang ia temukan, serta [Spoiler] apa yang membuat Diego begitu kecewa dengan kelompoknya sehingga ia mengkhianati mereka demi sosok-sosok yang asing baginya. Selain itu, film ini juga menyebut-nyebut isu munculnya Ice Age atau Zaman Es [adanya migrasi besar-besaran, anak-anak hewan purba bermain punah-punahan/play extinction, kawanan burung Dodo yang paranoid terhadap munculnya Zaman Es, dan lain sebagainya], tetapi isu itu sendiri nyaris sama sekali tidak ada dampaknya pada keseluruhan cerita. Isu munculnya Zaman Es baru bisa saja dikaitkan dengan semakin terdesaknya manusia yang putus asa mencari makanan sehingga semakin sering berburu dan membutuhkan lebih banyak kulit macan gigi pedang—yang nantinya berkaitan dengan kebencian Soto terhadap manusia dan alasan Manny tidak menyukai manusia serta mengapa pada awalnya ia enggan menyelamatkan si bayi.


©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

03 Casting Choice and Acting

Para pengisi suara yang dipilih telah berhasil menghidupkan karakter mereka dengan baik. Para animator telah melakukan modifikasi pada tampilan karakternya agar lebih sesuai dengan karakter suara masing-masing pengisi suara. Aktor John Leguizamo telah mengamati desain karakter Sid dan menentukan suara yang paling sesuai dengan tampilannya; misalnya kata-kata yang diseret atau berantakan saat menyebut huruf ‘S’ karena gigi seri Sid yang sangat besar seperti Bugs Bunny. Setelah mengamati dokumenter proses pengisian suara film ini, penulis menyimpulkan bahwa para pengisi suara telah dipilih dengan baik dan berhasil menghidupkan karakter mereka masing-masing.

04 Music Match

Tidak ada keluhan di pemilihan musik.

05 Cinematography Match

Sinematografi dalam film ini sudah baik dan mendukung jalannya cerita.


©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

06 Character Design

Seperti biasa, dalam proses menilai sebuah film animasi, penulis akan menyelidiki proses pembuatan filmnya untuk mendapatkan pandangan yang lebih objektif dalam memberikan penilaian. Penulis mengamati proses pembuatan desain karakter dalam Ice Age melalui dokmenter yang disediakan oleh Blue Sky dan 20th Century Fox. Terdapat berbagai desain karakter yang berbeda untuk tiap-tiap karakter. Manny, misalnya, pada mulanya memiliki desain yang lebih serius dengan raut wajah lebih intimidatif atau menyeramkan—sangat berbeda dengan hasil akhir di dalam film. Desain karakter dalam Ice Age secara umum sudah baik karena telah berada dalam satu gaya atau bahasa desain. Dengan demikian, antar karakter terlihat seperti berasal dari universe yang sama: desain Manny yang tampak menyeramkan dan lebih realistis tentunya akan terlihat memiliki gaya yang berbeda dengan keseluruhan karakter yang lebih lunak ekspresinya dan lebih cartoonish, sehingga desain tersebut tidak digunakan dan desain Manny yang lebih ekspresif dan lebih “bersahabat” digunakan dalam filmnya.

07 Background/Set Match

Desain latar belakang dalam film ini sudah baik karena menyatu dengan baik dengan karakternya; karakter dan latar belakang sudah memiliki bahasa desain yang sama sehingga tampak berada dalam satu universe.


©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

08 Special and/or Practical Effects

Berbeda dengan Monsters, Inc. dan Shrek yang dirilis pada waktu yang berdekatan dengan Ice Age, efek animasi atau CGI dalam film ini sudah terlihat lebih tertinggal jika ditinjau dari perspektif 2010 ke atas. CGI dalam Ice Age yang dirilis pada tahun 2002 tampak seperti Toy Story dan A Bug’s Life yang dirilis pada era 1990-an. Namun, ketika film ini dirilis, teknologi tersebut sudah tergolong baik. Apalagi, Ice Age adalah animasi layar lebar full-CGI pertama yang dirilis oleh studio animasi Blue Sky. Maka tidak adil jika menilai efek visual film ini dengan perspektif 2010 ke atas. Ditinjau dari masa penayangan perdananya, efek viual film ini sudah baik, meskipun tidak se-refined animasi PIXAR—yang mana hal tersebut wajar [which is understandable] karena pada masa itu gap antara animasi PIXAR dengan studio lainnya masih sangat besar, apalagi dana pembuatan Ice Age “hanya” $59 juta, bandingkan dengan Monsters, Inc. yang dibuat dengan dana $115 juta.

09 Audience Approval

Mayoritas penonton memberikan tanggapan yang positif untuk film ini.


©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

10 Intentional Match

Ice Age awalnya dimaksudkan untuk menjadi sebuah animasi 2D [hand-drawn animation] yang akan dikerjakan oleh studio animasi Fox Animation Studios di bawah pimpinan Don Bluth. Namun seperti yang kita ketahui, studio tersebut ditutup setelah mengalami masalah selama menyelesaikan dan merilis film Titan A.E. sehingga mustahil tetap mengerjakan Ice Age. Proyek ini kemudian dialihkan kepada Blue Sky, perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengerjaan CGI [special effects company] yang baru saja diakuisisi oleh 20th Century Fox. Film ini awalnya memiliki konsep yang lebih serius dan lebih gelap daripada yang ditampilkan. Desain karakter awalnya tampak lebih serius dan menacing, bahkan Diego awalnya dikisahkan tewas akibat berkelahi dengan kelompoknya. Namun, film ini juga dibuat melalui proses uji coba penonton, di mana para penonton terpilih akan menyaksikan film tersebut dan reaksi mereka akan memberikan gambaran kepada pembuat filmnya apakah film tersebut sudah disukai oleh penonton, atau ada bagian yang harus dihilangkan. Pada akhirnya, Ice Age diputuskan untuk menjadi sebuah animasi Komedi—Petualangan untuk seluruh keluarga; dengan cerita yang ringan, penuh warna, dan desain karakter yang lebih “lunak”. Meskipun Ice Age merupakan sebuah animasi yang memiliki keleluasaan untuk tidak sesuai dengan realita [berbeda dengan film 10,000 BC yang secara kodrat diharapkan untuk lebih sesuai dengan sejarah agar believable], film ini tetap dibuat dengan proses panjang mengamati catatan sejarah dari museum dan pakar sejarah purbakala. Menurut para pakar dari Museum of Natural History [berdasarkan fitur Extreme Cool View yang disediakan dalam paket DVD Ice Age], Ice Age boleh saja memodifikasi anatomi binatang-binatang zaman es, tetapi mereka berharap Ice Age menegaskan sebuah fakta bahwa “tidak ada dinosaurus di zaman es”. Ice Age telah berhasil memenuhi tujuan pembutannya dan memenuhi harapan pakar purbakala, serta memenuhi harapan Fox dan Blue Sky sebagai film full-CGI pertama mereka yang sukses baik secara finansial maupun respons masyarakat.


©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

ADDITIONAL CONSIDERATIONS

[Lima poin tambahan ini bisa menambah dan/atau mengurangi sepuluh poin sebelumnya. Jika poin kosong, maka tidak menambah maupun mengurangi 10 poin sebelumnya. Bagian ini adalah pertimbangan tambahan Skywalker, maka ditambah atau dikuranginya poin pada bagian ini adalah hak prerogatif Skywalker, meskipun dengan pertimbangan yang sangat matang]

01 Skywalker’s Schemata

Saya menonton film ini untuk pertama kalinya sekitar tahun 2005, dari VCD yang saya pinjam dari [Alm.] teman saya. Kesan pertama yang saya dapatkan adalah; film ini unik dan lucu, sehingga sangat menghibur. Karakter Scrat yang hanya ditampilkan sebagai selingan humor, justru menjadi daya tarik tersendiri. Saya tidak menonton ulang film ini sampai tahun 2012 ketika saya memutuskan untuk membeli paket DVD edisi istimewa dengan fitur Extreme Cool View yang telah mendapatkan sertifikat THX. Ketika menonton ulang pada tahun 2012, saya masih bisa merasa terhibur oleh film ini—yang artinya Ice Age memiliki Longevity yang bagus. Barulah ketika saya menonton kembali untuk membuat reviewnya di tahun 2021, saya menyadari adanya sedikit kekurangan pada bagian konsistensi cerita dan efek visualnya benar-benar terlihat sudah ketinggalan jaman dibandingkan dengan film full-CGI seangkatan seperti Monsters, Inc., Shrek, dan Finding Nemo yang rilis setahun setelahnya—berbagai objek dalam Ice Age tampak lebih kasar dan kurang detil terutama pada background. Meski begitu, secara umum film ini masih bagus dan menyenangkan untuk ditonton bersama keluarga. Saya menontonnya bersama anggota keluarga yang seumuran dengan saya di tahun 2005, yakni seumuran anak SD [grade school] dan mereka, yang sering disebut sebagai generasi Tik Tok sekalipun, masih bisa terhibur oleh film ini. Ice Age really stands against the test of time, it is an outstanding family entertainment.


©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

02 Awards

Berdasarkan catatan IMDb, Ice Age “hanya” memenangkan 5 penghargaan dan 30 nominasi. Mesni demikian, nominasi yang diperoleh film ini sangatlah signifikan karena dinominaskan sebagai Animasi Terbaik dalam Academy Awards tahun 2003. Penghargaan untuk animasi, pada kala itu, adalah penghargaan baru yang pertama kali disertakan setahun sebelumnya [2002] dan dimenangkan oleh Shrek. Ice Age dinominasikan dalam Academy Awards melawan Spirited Away, Treasure Planet, Lilo and Stitch, serta Spirit: Stallion of the Cimarron.

03 Financial

Dari dana sebesar $59 juta, film ini berhasil menjual tiket sebesar $386 juta. Ini berarti Ice Age sukses secara finansial. Penjualan DVD film ini pun sangat memuaskan karena berhasil menambah keuntungan sebesar lebih dari $67 juta sampai tahun 2012 saja.

Ice Age (2002) Theatrical Performance

Domestic Box Office

$176,387,405

Details

International Box Office

$209,728,938

Details

Worldwide Box Office

$386,116,343

Further financial details...


©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

Weekly US DVD Sales

Date

Rank

Units
this
Week

% Change

Total
Units

Spending
this
Week

Total
Spending

Weeks
in
Release

Mar 19, 2006

12

105,751

 

105,751

$1,373,705

$1,373,705

173

Mar 26, 2006

20

66,790

-37%

172,541

$832,370

$2,206,075

174

Apr 2, 2006

18

80,790

+21%

253,331

$974,174

$3,180,249

175

Apr 9, 2006

17

76,038

-6%

329,369

$929,656

$4,109,905

176

Apr 16, 2006

17

151,476

+99%

480,845

$1,829,254

$5,939,159

177

Apr 23, 2006

24

45,147

-70%

525,992

$498,558

$6,437,717

178

Jul 23, 2006

20

63,194

 

715,099

$884,084

$8,716,033

191

Sep 10, 2006

23

64,735

 

780,872

$774,878

$9,503,336

198

Nov 1, 2009

24

46,384

 

1,158,068

$528,518

$14,347,471

362

Jul 22, 2012

18

38,951

 

1,255,236

$653,929

$15,611,881

504

 


©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

04 Critics

Ice Age mendapatkan tanggapan yang positif dari kalangan kritikus film.

05 Longevity

Setelah berusia lebih dari 10 tahun, Ice Age masih tetap populer dan mendapatkan tanggapan yang tetap positif dari kalangan penonton generasi baru. Sampai artikel ini dirilis [setelah Disney menutup Blue Sky Studio], sekuel terbaru Ice Age adalah Ice Age: Collision Course, film ke-5 dalam seri Ice Age yang dirilis pada tahun 2016—14 tahun setelah film pertamanya dirilis dan tetap sukses secara finansial.

Final Score

Skor Asli                     : 9.5

Skor Tambahan           : -

Skor Akhir                  : 9.5/10

***

Spesifikasi Optical Disc

[Cakram Film DVD/VCD/Blu-ray Disc]

Judul               : Ice Age [Extreme Cool Edition]

Rilis                 : 23 April 2004

Format             : DVD [|||]

Kode Warna    : 3/NTSC

Fitur                : Audio commentary, Gone Nutty, deleted scenes, Robots sneak peek, interactive games, trailers, Extreme Cool View, Scrat Reveals, production featurettes, Bunny, behind the scenes, animation studies

Support           : Windows 98-10 [VLC Media Player], DVD Player, HD DVD Player [termasuk X-Box 360], Blu-ray Player [termasuk PS 3 dan 4], 4K UHD Blu-ray Player [termasuk PS 5].

Keterangan Support:

[Support VCD, DVD, Kecuali Blu-ray dan 4K]

[Support VCD, DVD, Termasuk Blu-ray, Kecuali 4K]

[Support Semua Termasuk 4K]

STREAMING

iTunes:

iTunes

Google Play:

Google PlayGoogle Play

***

Edisi Review Singkat

Edisi ini berisi penilaian film menggunakan pakem/standar penilaian Skywalker Hunter Scoring System yang diformulasikan sedemikian rupa untuk menilai sebuah karya film ataupun serial televisi. Karena menggunakan standar yang baku, edisi review Skywalker akan jauh lebih pendek dari review Nabil Bakri yang lainnya dan akan lebih objektif.


©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.

Edisi Review Singkat+PLUS

Edisi ini berisi penilaian film menggunakan pakem/standar penilaian Skywalker Hunter Scoring System yang diformulasikan sedemikian rupa untuk menilai sebuah karya film ataupun serial televisi. Apabila terdapat tanda Review Singkat+PLUS di bawah judul, maka berdasarkan keputusan per Juli 2021 menandakan artikel tersebut berjumlah lebih dari 3.500 kata.

Skywalker Hunter adalah alias dari Nabil Bakri

Keterangan Box Office dan penjualan DVD disediakan oleh The Numbers

©2002/Blue Sky, 20th Century Fox/Ice Age/All Rights Reserved.