Mengenal Lebih Dekat Academy Awards: Penghargaan Tertinggi Dunia Sinema

Oleh Nabil Bakri

Republished||Artikel hilang/corrupt dari Google dipublikasi ulang||Artikel ini telah terbit pada tahun 2015||Artikel ini dimutakhirkan pada Januari 2021||Artikel yang dipublikasikan perdana pada 2015 mungkin ditulis dengan gaya penulisan yang berbeda dengan artikel 2018 ke atas dan publikasi ulang ini tidak memodifikasi ulang gaya penulisan penulis di masa yang lalu. 

Semua foto milik rumah produksi dan distributor film, digunakan dalam artikel dalam doktrin Fair Use.

Foto berkaitan Oscar diambil dari laman resmi oscars.org, digunakan dalam artikel sesuai doktrin Fair Use.

Siapa yang tidak tahu Academy Awards, ajang penghargaan paling bergengsi di industri perfilman. Memang ajang ini tidak berlaku secara internasional dan yang dinilai utamanya adalah film-film Hollywood, tapi tidak bisa dipungkiri bahwa penghargaan ini adalah yang paling dikenal dan membanggakan di seluruh dunia. Melalui kategori seperti ‘Film Asing Terbaik’, film-film dari luar Amerika Serikat punya peluang untuk turut meraih penghargaan ini. Ada pula kategori-kategori lain yang tetap bisa diraih oleh orang asing yang berperan penting dalam pembuatan film Hollywood. Nah, sebenarnya kapan, sih, pertama kali ajang ini dimulai dan kenapa bisa begitu populer? Yuk, simak pembahasannya berikut ini.

Sejarah Singkat

Digagas oleh Louis B. Mayer yang kala itu merupakan direktur Metro Goldwyn Mayer (MGM Pictures), AMPAS didirikan pada 11 Mei 1927 di California. AMPAS adalah singkatan dari Academy of Motion Pictures Arts and Science, sebuah organisasi yang beranggotakan orang-orang yang profesional alias ahli dalam teknik-tekni seni (semisal acting, pembuatan musik, penyutradaraan, dll) maupun ilmiah (semisal Special Effects) dalam pembuatan film. Organisasi inilah yang mengadakan ajang/festifal yang diadakan setiap setahun sekali untuk memberikan penghargaan pada orang-orang yang dianggap layak memperolehnya karena telah melakukan pencapaian-pencapaian hebat di kancah perfilman. Walau demikian, ajang ini awalnya hanya diadakan secara tertutup sehingga tidak bisa dinikmati kalangan luas.

Patung Oscar yang Terkenal

Seringkali orang salah menyebutkan ‘Ajang Oscar’, padahal yang betul adalah ‘Ajang Academy Awards’. Oscar adalah nama patung yang diberikan pada pemenang dari tiap-tiap nominasi. Piala ini memiliki tinggi 34 cm dan beratnya 3,85 kg. Bentuknya adalah seorang pria yang berdiri memegang pedang di atas sebuah rol film. Patung ini terbuat dari besi hitam yang dilapisi emas ditambah britanium. Untuk desainnya sendiri muncul dari Cedric Gibbons, art director  studio MGM, yang meminta sutradara Meksiko Emilio Fernandez untuk melakukan pose telanjang yang akan digunakan sebagai bentuk dasar patung Oscar. Patungnya sendiri dibuat oleh George Stanley. Piala ini kemudian diproduksi oleh perusahaan C.W. Sumway & Sons Foundary yang berada di Batavia, Illinois di tahun 1928. Akan tetapi, pembuatan piala ini mulai tahun 1983 dilakukan oleh R.S. Owens & Company di Chicago dan dalam setahun selalu memproduksi sekitar 50 piala Oscar.

Salah satu hal yang kontroversial mengenai patung Oscar adalah namanya. Sampai sekarang masih simpangsiur mengenai siapa yang memberikan nama ‘Oscar’ dikarenakan ada lebih dari satu orang yang mengklaim telah memberikan nama Oscar pada patung itu. Sekretaris Louis B. Mayer, Eleanor Lilleberg, disebut-sebut mencetuskan ide panamaan Oscar karena dirinya mengatakan bahwa bentuk piala itu mirip Raja Oscar III. Sekretaris Eksekutif ajang Academy Awards Margaret Herric disebut-sebut memberikan nama itu di tahun 1931 ketika dirinya mengatakan bahwa patung itu mirip pamannya yang bernama Oscar Pierce. Bette Davis menuliskan dalam bukunya bahwa dirinyalah yang menamai Oscar dari nama tengah suaminya Harmon Oscar Nelson di tahun 1934.

Ajang Academy Awards Pertama

Penghargaan ini dilaksanakan pertama kali di Hotel Roosevelt, Hollywood, pada 16 Mei 1929. Acara yang dilangsungkan tertutup ini biaya tiketnya $5 dan dihadiri 270 tamu undangan. Kala itu baru ada 15 kategori yang di antaranya ada Outstanding Picture, Unique and Artisic Production, Production, Best Writing-Title Writing, Best Engineering Effects, dan nominasi-nominasi yang sekarang sudah tidak ada atau sudah diganti namanya.

Di ajang yang pertama ini, film yang diseleksi adalah film-film produksi tahun 1927 dan 1928 dan siapa pemenangnya sudah diumumkan sejak tiga bulan sebelum hari-H. Sejak kemunculannya hingga sekarang, nominasi di penghargaan ini banyak yang dihilangkan dan diganti sesuai berkembangnya zaman. Misalnya, Best Animated Feature yang baru ditambahkan di tahun 2002 dan dimenangkan pertama kali oleh Spirited Away yang cukup fenomenal karena mengalahkan film-film animasi kaliber besar yakni Treasure Planet, Spirit: Stallion of the Cimarron, Lilo & Stitch, dan Ice Age.

Rekor Perolehan Piala Oscar

Rekor tertinggi perolehan Oscar dipegang oleh Titanic yang dari 14 nominasi berhasil membawa pulang 11 piala. Titanic bukan satu-satunya yang mendapat 11 piala, melainkan ada dua lagi yakni Ben Hur (1959) dan seri terakhir The Lord of the Rings, Return of the King (2003). Walau demikian, keduanya tidak dinominasikan sebanyak 14 Oscar. Untuk nominasi terbanyak dipegang oleh All About Eve dan Titanic yang keduanya sama-sama mendapat 14 nominasi.

Nah, pria yang paling banyak mendapatkan Oscar adalah Walt Disney, yang berhasil memboyong 26 piala. Untuk wanita, ada Edith Edith Head, seorang perancang kostum untuk film yang mendapatkan 8 piala. Untuk sutradara peraih Oscar terbayak adalah John Ford yang berhasil membawa pulang 4 piala.

TRIVIA

#Di tahun 1991 belum ada kategori Animasi Terbaik. Film ‘Beauty and the Beast’ begitu memukau penonton dan juri Academy Awards dengan keindahan animasi yang dipadukan dengan CGI yang tergolong bagus sekali plus lagu-lagu yang luar biasa sehingga menjadi animasi pertama yang masuk kategori Best Picture dan tetap menjadi satu-satunya sampai di tahun 2009 ada ‘Up’ yang juga masuk. Walau demikian, ‘Up’ adalah animasi 3D sedangkan ‘Beauty and the Beast’ termasuk animasi 2D. Jadi, film tentang Belle dan Beast itu tetaplah satu-satunya animasi 2D yang masuk nominasi Best Picture.

#Mengakhiri dekade awal abad 21, ‘Up’ (2009) dan ‘Avatar’ (2009) menjadi dua film 3D pertama yang masuk kategori Best Picture. Hal ini termasuk menghebohkan karena sebelumnya film-film 3D hanya bertujuan untuk menggaet penonton dan mencetak uang dengan teknologi 3D sehingga tidak bakalan dilirik juri Academy Awards atas kualitasnya. Tapi, kedua film ini mengubah standar sinema 3D yang dibuat secara apik dan bukan menjual 3D semata.

#Terbukti bahwa orang asing pun bisa meraih Oscar. Ang Lee yang berasal dari Taiwan, lewat filmnya Brokeback Mountain, berhasil menyabet penghargaan Best Director di tahun 2006. Hal ini menjadikannya sebagai sutradara Asia pertama yang memperoleh Oscar.

#Jarang sekali ada animasi yang dibuat murni baru, tapi kebanyakan mengambil dongeng. Nah, pada 1995, Toy Story yang memang mengusung cerita yang ‘baru’ berhasil menjadi animasi pertama yang masuk kategori Best Original Screenplay.

#Karena popularitasnya yang makin mendunia, Academy Award meluncurkan kategori Best Foreign Film untuk tetap bisa mencakup film-film asing sekalipun. Banyak film asing yang meraih penghargaan ini, tapi sama halnya dengan kategori ‘Best Picture’, akan sulit bagi animasi untuk bisa menang. Nah, animasi asing pertama yang masuk kategori ini adalah animasi Israel, Waltz with Bashir (2008).

#Pembawa acara Academy Award selalu berganti-ganti tiap tahunnya. Tapi, ada beberapa nama yang muncul bahkan lebih dari 3 kali. Aktor Bob Hope menjadi pembawa acara terbanyak yakni 18 kali. Aktor sekaligus komedian, penulis, dan sutradara Billy Cristall membawakan acara sebanyak 9 kali, komedian Johnny Carson membawakan acara sebanyak 5 kali, dan aktris Whoopi Goldberg membawakan acara sebanyak 4 kali.

***