Misteri Pria dari Taured dan Kisah Doppelganger


Misteri Pria dari Taured dan Kisah Doppelganger
Oleh Nabil Bakri (instagram @skywalkerhunter95)


Cerita Pria dari Taured
Hari itu merupakan hari yang sangat panas di bulan Juli 1954. Karena sepanjang bulan Juli kala itu cuacanya memang panas, sulit untuk mengingat kembali tanggal berapa tepatnya—yang jelas hari itu adalah hari paling panas sepanjang bulan Juli 1954. Pada waktu itu, pesawat masih merupakan moda transportasi yang mahal dan biasanya hanya dipakai oleh orang yang betul-betul berkepentingan misalnya diplomat atau pebisnis. Dari jendela pesawat terlihat seorang pria berjanggut dan setelan jas tengah duduk manis menunggu pendaratan yang tinggal beberapa menit lagi. Pria itu terlihat tenang karena pergi ke Jepang adalah salah satu rutinitas pekerjaannya. Pesawat mendarat di bandara Haneda alias Tokyo International Airport. Pria itu turun dan ikut dalam barisan penumpang lain untuk antri pemeriksaan paspor. Wajahnya tampak biasa, tidak tergesa-gesa, tidak mencurigakan, dan hanya kepanasan saja sama seperti orang lain pada umumnya.

(picture belongs to Forbes.com)

Petugas meminta paspor pria itu. Tanpa ada masalah, pria itu mengulurkan paspornya. Biasanya paspor itu akan dicap dan dia bisa segera melanjutkan kunjungan kerja seperti biasanya. Para petugas mengamati paspor pria itu. Paspor itu penuh dengan cap resmi, bahkan ada cap resmi dari Jepang. Ini berarti pria itu sudah berkali-kali datang ke Jepang dan negara lain tanpa ada kendala. Jelas sekali cap di paspor itu asli karena petugas sudah hapal cap dari Jepang dan mereka tahu petugas sebelumnya pernah memberikan cap resmi kepada pria ini. Si pria sudah tertahan terlalu lama dan merasa ada yang aneh. Kenapa dia tidak diizinkan segera lewat? Para petugas sebetulnya bingung karena satu masalah: menut paspor, pria itu berasal dari negara Taured.

(picture belongs to mapsofworld.com)

Di muka bumi ini, sejak kapanpun, tidak pernah ada negara yang bernama Taured! Petugas pun menanyakan pada si pria itu asal dan bahasa yang dia pakai. Pria itu adalah seorang kaukasian yang berbahasa Perancis dan sudah bisa bahasa Jepang karena sudah sering ke Jepang. Dia juga bersikeras bahwa dia berasal dari negara Taured. Pria itu bingung kenapa negara asalnya bisa hilang begitu saja. Petugas pun bingung juga karena negara Taured memang tidak ada. Karena masalah ini harus diselidiki dan antrian sudah menumpuk, pria itu diminta ikut petugas ke kantor bagian imigrasi. Di sana, baik petugas maupun si pria asing itu, sama-sama sepakat bahwa paspor dan cap yang ada di paspor itu asli. Satu-satunya perbedaan di antara mereka adalah satu pihak yakin bahwa Taured itu tidak ada sementara pihak lain bersikeras bahwa Taured itu betulan ada—mana mungkin petugas sebelumnya memberikan cap resmi kalau negara Taured itu tidak ada? Petugas menunjukkan peta dunia dan memastikan bahwa Taured itu tidak ada. Pria asing itu kemudian menunjuk ke celah di antara Perancis dan Spanyol dengan tegas bahwa di situlah letak Taured, negara yang sudah ada sejak 1000 tahun yang lalu. Letak Taured yang berdekatan dengan Perancis menjelaskan kenapa pria tersebut berbahasa Perancis.

(Haneda in the 1950s, piture belongs to Old Tokyo http://www.oldtokyo.com/haneda-tokyo-international-airport/)

Ada apa ini sebenarnya? Baik Pria Taured maupun petugas imigrasi Jepang sama-sama garuk-garuk kepala. Pria itu sudah ada janji tapi petugas tidak bisa begitu saja mengizinkannya pergi karena petugas curiga kalau pria ini mungkin sindikat kriminal. Surat-suratnya harus diperiksa lagi dan sembari menunggu proses investigasi, pihak maskapai menempatkan Pria Taured di sebuah hotel. Pintu luar kamarnya dijaga oleh dua orang petugas, kalau-kalau dia betulan komplotan penjahat yang memalsukan dokumen dan berniat untuk kabur (kalau dia penjahat, kenapa memalsukan nama negara dengan nama Taured? Bukankah kalau begitu justru akan ketahuan? Kenapa tidak memalsukan negara dengan negara yang ada di bumi? Itu sama saja orang memalsukan uang tapi foto presidennya diganti dengan foto Iron Man atau Batman, atau nama negaranya diganti dengan Narnia atau asalnya Gotham City, konyol!). Sebetulnya, pria itu sama bingungnya. Ia berangkat dari Taured untuk melakukan hal yang sudah menjadi rutinitas. Sebelumnya ia ke Jepang dan tidak ada masalah, buktinya paspornya sudah dicap secara resmi. Mana mungkin negara asalnya, di mana ia tinggal selama bertahun-tahun, bisa tidak ada seolah-olah menghilang. Apakah ia bermimpi?

Petugas harus menginterogasi pria itu dengan lebih intensif. Petugas lain menyapa dua penjaga kamar hotel dan mereka sama-sama masuk ke dalam kamar untuk menjemput pria Taured. Tapi, mereka semua seketika itu juga dibuat terkaget-kaget dan tidak percaya akan kenyataan bahwa pria Taured itu sudah tidak ada di kamar. Koper dan dokumennya juga hilang begitu saja seolah ditelan bumi. Ke mana perginya pria itu? Apakah benar ada negara bernama Taured?

(sebuah ilustrasi rekaan yang bersirkulasi luas di twitter, diambil dari twitter.com)

Fakta atau Fiksi?
Tidak pernah ada pernyataan resmi dari pemerintah Jepang soal adanya kasus misterius Pria dari Taured. Bahkan, nama asli pria itu juga tidak pernah dipublikasikan. Walau demikian, kisah semacam ini dikabarkan tidak hanya sekali terjadi namun tidak begitu populer. Karena kisahnya terjadi lebih dari 60 tahun yang lalu, cukup sulit untuk melacak kasus ini secara resmi dan dokumen pun tidak dijamin masih lengkap. Kemungkinan terbesar adalah bahwa kasus misterius ini hanya sebuah rekayasa yang menjadi urban legend. Walau demikian, apa kiranya yang menjadi dasar cerita tersebut? Bagaimana bisa cerita atau misteri semcam ini terbentuk? Kita sejauh ini belum bisa memastikan apakah kisah Pria dari Taured sungguh-sungguh murni fantasi tanpa ada kaitannya dengan kenyataan—sama dengan berbagai kisah misterius yang belum terpecahkan misalnya kisah Bigfoot dari kasus Missing 411 (bahkan ilmuwan Sir David Attenborough lebih percaya tentang adanya Bigfoot daripada hantu berkat bukti jejak kaki yang meyakinkan, bahkan di Indonesia sendiri ada Suku Mante yang bisa dibilang masih misteri). Ya, cerita ini mungkin bualan yang dilebih-lebihkan, tapi bukan berarti kejadian semacam itu sama sekali tidak pernah terjadi. Berbagai penjelasan pun bermunculan, mulai dari yang berusaha logis sampai yang murni mengaitkan dengan mistis.

(ilustrasi multiverse diambil dari situs populer WatchMojo)

Adanya Teori Multiverse dan Dimensi Lain
Dimensi lain bukan serta-merta tempat tinggal para hantu, melainkan dimensi paralel yang secara umum sama dengan dunia kita tapi sebetulnya berbeda. Dalam teori multiverse, apalagi jika dikaitkan dengan teori Simulated Reality (bahwa dunia hanyalah sebuah program dan bisa diciptakan variasi dari program itu menjadi berbagai program serupa tapi tak sama), dijelaskan bahwa kemungkinan dunia ini terbagi menjadi jutaan bahkan lebih universe. Singkatnya, ada “dunia yang lain”—sekali lagi, istilah dunia lain di sini bukan berarti dunia hantu. Anggap saja begini, dunia yang tak hingga ini adalah universe dan di dalam universe ini ada bumi yang sekarang kita tinggali. Dalam multiverse, sebetulnya dunia tak hingga ada ujungnya dan setelah satu universe mencapai ujungnya, ada universe yang lain yang di dalamnya ada bumi yang lain dan begitu seterusnya. Teori semacam ini menjelaskan kemungkinan pria dari Taured berasal dari bumi, sama seperti kita, bumi yang ada Tokyo-nya, sama seperti kita, tapi bumi dia adalah bumi dari universe yang lain di mana di bumi itu ada sebuah negara bernama Taured (mungkin di bumi itu tidak ada Indonesia). Banyak sekali pengakuan masyarakat yang pernah terbangun di “alam yang berbeda” dan dikaitkan dengan cerita penculikan alien. Bagaimana jika pria Taured itu tidak sadar bahwa ia terlempar ke universe yang berbeda? Maka ia sama-sama bingung karena tiba-tiba dunianya berbeda tanpa ia sadari. Kemudian ia menghilang begitu saja, sama seperti masyarakat yang mengaku diculik alien kemudian keesokan harinya kembali lagi ke bumi. Mungkinkah ia sudah ditarik kembali ke universe-nya? Mungkin pria Taured akan terbangun di dalam pesawat dan menganggap semua itu hanya mimpi—ia akan langsung mengecek peta dan di dalam peta negara Taured sudah ada lagi. Mungkinkah ini hanya anomali alami atau ada kekuatan yang sengaja (atau tidak sengaja) melakukannya?

(gambar milik Sony/Columbia, diproses oleh Nabil lewat DVD)

Doppelganger
Istilah doppelganger digunakan untuk menamai “sosok lain” alias kembaran kita dari dunia yang lain. Jika seseorang bertemu orang lain yang sama persis dengannya tapi orang itu kelihatan aneh, kaku, dan tidak berkata apa-apa, sosok itu dinamai doppelganger. Sosok ini seringkali dikaitkan dengan nasib buruk atau tragedi yang akan menimpa seseorang. Salah satu yang populer, menurut cerita, adalah presiden Abraham Lincoln yang doppelganger-nya muncul saat ia terpilih menjadi presiden Amerika. Kita semua tahu bahwa ia ditembak sebelum masa jabatannya habis. Kemunculan doppelganger tidak selalu harus bertatap muka dengan orangnya langsung. Bisa jadi, doppelganger ini mendatangi orang terdekat atau kenalan. Seringkali orang aslinya hanya mendengar cerita dari teman atau saudara yang merasa berpapasan dengan dia beberapa waktu sebelumnya, tapi setelah ditanya ternyata bukan dia. Maka muncul pertanyaan “Kalau bukan kamu, lalu dia yang aku lihat tadi siapa?” Karena misteri semacam ini beraura mistis, maka sering dikaitkan dengan siluman atau makhluk halus yang menjelma wujud orang lain. Walau demikian, teori multiverse menjadikan hal semacam ini mungkin dan bukan karena alasan supranatural. Jika hal ini benar, mungkin ini bisa menjelaskan asal muasal mimpi kita karena entah kenapa kita bisa memimpikan hal yang belum kita lihat atau belum kita rasakan—jangan-jangan hal itu sudah pernah dilihat atau dirasakan oleh doppelganger kita dan ada semacam koneksi telepati di antara kita. Mungkin juga menjelaskan perasaan “Sepertinya pernah lihat di mana, ya?” Mungkin yang sudah pernah melihat adalah Doppelganger kita. Ada pula misteri Mandela Effect yang bisa jadi berkaitan dengan ini semua.


Film Tentang Doppelganger
Satu-satunya film tentang doppelganger yang penulis ingat paling jelas saat meuliskan artikel ini adalah film The Broken tahun 2008 yang dibintangi aktris Lena Headey (pemeran Cersei Lannister dalam Game of Thrones). Film ini mengisahkan seorang radiologis sukses bernama Gina McVey yang menangani kasus penyakit aneh di mana organ dalam pasiennya tampak normal dan lengkap seperti manusia biasan, hanya saja posisinya terbalik semua. Semenjak itu, ia mulai menyadari orang-orang bersikap aneh dan seringkali orang melihat dua orang yang sama namun dengan kepribadian yang berbeda. Suatu hari, Gina melihat dirinya sendiri sedang mengemudikan sebuah mobil dan dari situ hal-hal mengerikan mulai terjadi. Tampaknya, ada kemungkinan doppelganger Gina ingin menggantikan posisi Gina di dunia ini. Doppelganger sendiri tidak bisa disamakan dengan kloning atau rekayasa genetika seperti penciptaan Alice di Resident Evil atau foto kopi Michael Keaton di Multiplicity karena doppelganger tidak memiliki keterkaitan biologis sama sekali (bukan saudara atau berhubungan darah) melainkan murni individu yang berbeda tapi sekaligus sama (bagaimana, cukup membingungkan, bukan?)

Apakah Anda pernah menjumpai doppelganger Anda sendiri atau mungkin doppelganger orang lain?